Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Hijjaz - Koleksi Lirik Lagu
Mesra.net Forum > Hiburan - Artis, Filem & Lirik Lagu > Mesra.net - Koleksi Lirik Lagu-Lagu Melayu
Farrah^,^malatop
Hijjaz - Fatamorgana
Pulanglah pada Tuhan cahaya kehidupan
Syarat bahagia di dunia
Akhirat kekal selamanya pada Allah

( korus )
Sudah menjadi lumrah kehidupan di dunia
Cabaran dan dugaan mendewasakan usia
Rintangan dilalui tambah pengalaman diri
Sudah sunnah ketetapan Ilahi

Deras arus dunia menghanyutkan yang terleka
Indah fatamorgana melalaikan menipu daya
Dikejar dicintai bak bayangan tak bertepi
Tiada sudahnya dunia yang dicari

Begitu indah dunia siapa pun kan tergoda
Harta, pangkat dan wanita melemahkan jiwa
Tanpa iman dalam hati kita kan dikuasai
Syaitan nafsu dalam diri musuh yang tersembunyi
Pulanglah kepada Tuhan cahaya kehidupan
Keimanan ketakwaan kepadanya senjata utama

( ulang dari korus )

Sabar menempuh jalan tetapkan iman di hati
Yakinkan janji Tuhan syurga yang sedia menanti
Imanlah penyelamat dunia penuh pancaroba
Hidup akhirat kita kekal bahagia
Imanlah penyelamat dunia penuh pancaroba
Hidup akhirat kita kekal bahagia

Pulanglah pada Tuhan cahaya kehidupan
Syarat bahagia di dunia
Akhirat kekal selamanya pada Allah
Allah
Farrah^,^malatop
Hijjaz - Kau Sahabat Kau Teman
Telah tiba saat waktu kau tinggalkan kami
Kerana takdir yang Maha Esa telah menetapkan
Sedih rasanya hati ini bila mngenangkan
Kau sahabatku kau teman sejati

Tulus ikhlasmu luhur budimu bagai tiada pengganti
Senyum tawamu juga katamu menghiburkan kami
Memori indah kita bersama terus bersemadi
Kau sahabatku kau teman sejati

Sudah ditakdirkan kau pergi dulu
Di saat kau masih diperlukan
Tuhan lebih menyayangi dirimu
Ku pasrah diatas kehendak yang Esa

Ya Allah,tempatkannya di tempat yang mulia
Tempat yang kau janjikan nikmat untuk hamba Mu
Sahabatku akan ku teruskan perjuangan ini
Walau ku tahu kau tiada di sisi

Perjuangan kita masih jauh beribu batu
Selagi roh masih di jasad hidup diteruskan
Sedih rasa hati ini mengenangkan dikau
Bagai semalam kau bersama kami

Moga amanlah dan bahagia dikau di sana
Setangkai doa juga Fatehah terus kukirimkan
Moga di sana kau bersama para solehin
Ku sahabatku kau teman sejati
Farrah^,^malatop
Hijjaz- Permaisuri Hatiku
Di antara kekasih pilihan di hati
Punyai budi penghias diri
Wajahnya lembut biasan pekerti yang tinggi
Indahnya perhiasan duniawi

Di antara diriku jua dirimu
Hanya mengharap cinta yang satu
Ku binakan mahligai impian mu
Oh sayang ikhlaskanlah hati mu

Malumu bernilai
Katamu berhikmah
Hatimu tulus suci dan murni
Hanya diri yang halal
Engkau serahkan segala
Untuk mencari redha Ilahi

Benarlah! cinta buta melalaikan
Tanpa memikirkan batas syariatnya
Semuanya itu hanya ujian di dunia
Ia adalah mahar untuk kita ke syurga

( korus )
Kau permaisuri di hatiku
Di dunia ini kau penghibur
Menjunjung kasih amanah Ilahi
Ku cuba akan terus menyayangi
Terima kasih ucapan ku beri
Kau hadiahkan ku cahaya hati
Ku pimpin tanganmu oh kasih
Meniti hari

Semoga kita dapat bersama
Sampai kepadanya
Di syurga sana

Tuhan kekalkanlah
Permaisuri hatiku
Untuk menemani
Dalam menggapai cintamu
Redhaa
...reserved
Redhaa
Berkorban Demi Cinta*
Album : Damai
Munsyid : Hijjaz

Bermula gemilang cahaya
Petunjuk pimpinan yang Esa
Menempuh jalan hidup di dunia
Cabaran yang silih berganti
Dugaan mematangkan diri
Mengajar erti hidup ini

Berjuang berkorban demi cinta
Suka dan duka suratanNya
Mengenal makna jalan bahagia
Masa yang silih berlalu
Semakin hampir saat itu
Ya Tuhan tunjukkan
Moga selamat bersamaMu

Biarpun bersama kekurangan
Namun bersyukur kurniaan Tuhan
Iman di hati sabar menjadi pemujuk diri
DenganMu ku punyai segala
Tak kan beruntung seisi dunia
Limpah kurniakan petunjuk bantuan
Tempuh hari yang mendatang

Semoga?
Sisa hidup ini tak kan terbuang lagi
Setiap detik masa dalam amalan jua
Jangan dipisahkan denganMu kebahgiaan

Semoga dengan ini jambatan menemui
Cinta yang sejati
Itu yang abadi

Berjuang mencari iman taqwa
Perisai menempuh pancaroba
Penentu tempat rahmat bahagia
Seiring teman dan saudara
Pimpinan tauladan baginda
Ya Tuhan bantulah
Moga selamat selamanya
Redhaa
Kau Sahabat Kau Teman
Album : Pelita Hidup II
Munsyid : Hijjaz

Telah tiba saat waktu kau tinggalkan kami
Kerana takdir yang Maha Esa telah menetapkan
Sedih rasanya hati ini bila mngenangkan
Kau sahabatku kau teman sejati

Tulus ikhlasmu luhur budimu bagai tiada pengganti
Senyum tawamu juga katamu menghiburkan kami
Memori indah kita bersama terus bersemadi
Kau sahabatku kau teman sejati

Sudah ditakdirkan kau pergi dulu
Di saat kau masih diperlukan
Tuhan lebih menyayangi dirimu
Ku pasrah diatas kehendak yang Esa

( korus )
Ya Allah,tempatkannya di tempat yang mulia
Tempat yang kau janjikan nikmat untuk hamba Mu
Sahabatku akan ku teruskan perjuangan ini
Walau ku tahu kau tiada di sisi

Perjuangan kita masih jauh beribu batu
Selagi roh masih di jasad hidup diteruskan
Sedih rasa hati ini mengenangkan dikau
Bagai semalam kau bersama kami

( korus ) Moga amanlah dan bahagia dikau di sana
Setangkai doa juga Fatehah terus kukirimkan
Moga di sana kau bersama para solehin
Ku sahabatku kau teman sejati

Pengirim : Redhaa sad.gif
Redhaa
Fata Morgana
Album : Rindu
Munsyid : Hijjaz


Sudah menjadi lumrah kehidupan di dunia
Cabaran dan dugaan mendewasakan usia
Rintangan dilalui tambah pengalaman diri
Sudah sunnah ketetapan ilahi

Deras arus dunia menghanyutkan yang terleka
Indah fatamorgana melalaikan menipu daya
Dikejar dicintai bak bayangan tak bertepi
Tiada sudahnya dunia yang dicari

Begitu indah dunia siapa pun tergoda
Harta pangkat dan wanita melemahkan jiwa
Tanpa iman dalam hati kita kan dikuasai
Syaitan nafsu dalam diri musuh yang tersembunyi

Pulanglah kepada tuhan
Cahaya kehidupan
Keimanan ketaqwaan kepadanya
Senjata utama

Sabar menempuh jalan tetapkan iman di hati
Yakinkan janji tuhan syurga yang sedia menanti
Imanlah penyelamat dunia penuh pancaroba
Hidup akhirat kita kekal selamanya


kiriman : Redhaa rolleyes.gif
Redhaa
Pesnona Cinta
Album : Damai
Munsyid : Hijjaz


Kau siramkan wangian mawar putih
Kepada sebuah kenangan yang layu
Bisakah merubah detik-detik yang berlalu
Dari sekadar impian yang kaku

Jiwa terpaut menyaksi
Seribu pengorbanan dihulur
Cinta kasihan bersemi
Mengagung tak disedari
Diimpi tak pasti
Mengharap tak mendakap
Kesetiaan dijunjung
Rupanya tak ke hujung

Lilin yang menyala membakari dirinya
Buat menerangi insan yang memerlukan
Tanpa disedari diri sendiri sirna
Duka nestapa dibiarkan saja

Begini jadinya bila dihamba pesona cinta
Yang buta tak mengenal sebenar sifatnya

Cinta suci bukan untuk dinodai
Kasih jangan dikhianati
Lamarlah belas simpati

Kesucian cinta
Ikhlas tak diundang
Perliharalah?

Lagu : Abai Os (Hijjaz Records)
Lirik : Abai Os (Hijjaz Records)
Susunan Muzik : Eddy Sla
Hakciptaa : Hijjaz Records Sdn. Bhd.


Pengirim : Redhaa
Redhaa
Terima kasih Ayah Ibu
Album :
Munsyid : Hijjaz


terima kasih ibu, terima kasih duhai ayah (2x)

lahirku ke dunia
ku disambut penuh syukur
bisikan azan ke telinga
hikamah kalimah nan luhur

lahirku ke dunia
ku diasuh mengenal Allah
ku diajar sebut namaNya
juga nabi rasul mulia

salam sayang ayah dan ibu
mendidik ku tak pernah jemu
halalkan lah makan minumku
maafkanlah salah silapku
tanpa maaf dan juga restu
hidupku jadi tak menentu

tiada yang lebih bernilai
dari pengorbanan yang suci itu
tak berdaya aku membalasnya
moga ku jadi anak yang bertakwa

terima kasih ibu, terima kasih duhai ayah (2x)

Jasamu oh ayah dan ibu
akan ku kenang selamnya
hidup saling berkasih sayang
membina keluarga bahaia

(bridge)
pada mu Allah aku berdoa
pada Mu jua aku meminta
rahmatilah ibu ayah tercinta
apunilah dosa- dosa mereka
panjang umur, murahkan rezeki
sejahtera dalam ketaatan
moga berbahagia di dunia, di akhirat
beroleh syurga

daku mengharap redha mu ibu
juga redha darimu ayah
hanya itulah yang ku pintu
agar hidupku lebih bermakna

terima kasih ibu, terima kasih duhai ayah
(ulang bridge)


Pengirim : Redhaa rock.gif
Redhaa
Aku Hanya Umar
Album : Damai
Munsyid : Hijjaz

Sebelum disapa sinar iman
Kau bagaikan singa yang mengganas
Membunuh anak perempuanmu
Tanpa rasa belas dan kasihan
Dipandu hati sekeras batu
Jahiliah yang menyesatkan

Bila nur Al-Quran menusuk ke jiwa
Lunturlah segala keangkuhanmu
Berubah dan beralih arahmu
Terbentur segala kekejaman
Menjadi wira miskin nestapa
Membela yang tak berupaya

Tidurmu di rimbunan tamar
Tenangmu tiada tercalar
Berbantal lengan tanpa pengawal
Berselimut embun keimanan

Di malam yang hening
Meratap menyesali diri
Pada dosa kealpaan
Dibasuh dengan airmata
Memohon keampunan Tuhan

Engkau khalifah berjiwa hamba
Mentadbir tanpa singgahsana
Menghina diri di hadapan Allah
Kemuliaan diri manusia

Mulia hidup bersulam taqwa
Mulia matimu kau syuhada
Pergi rohmu ke alam tinggi
Terbang menuju ke syurgawi


?Aku hanya seorang Umar
Kemuliaanku kerana Islam
Semua ke syurga kecuali dia
Ku bimbangi dialah diriku?

Hati sekeras batu
Menjadi selembut air
Jadi teman kebenaran
Jadi musuh pada kebatilan
Redhaa
Tholaal Badru Alaina
Album : Cahya Ilahi
Munsyid : Hijjaz

Telah terbit bulan purnama ke atas kami
Dari jalan yang bernama wada'i
Wajiblah kami bersyukur kepadanya
Selama ada orang yang menyeru ke jalan allah

Wahai rasul yang diutuskan ke atas kami
Engkau datang membawa panduan untuk kami taati
Engkau adalah penolong kami (pemberi syafaat)
Wahai nabi yang mempunyai seelok pekerti

Engkau umpama matahari
Engkau umpama bulan
Engkau cahaya di atas segala cahaya
Engkau emas yang mahal harganya
Engkaulah pelita yang
Menerangi seluruh hati

Moga-moga allah
Mensejahterakan Nabi Muhammad
Moga-moga Allah
Mensejahterakan dan menyelamatkan dia
Redhaa
Sumaiyyah
Album : Jalan Bahagia
Munsyid : Hijjaz

dalam diri selembut sutra
Kau memiliki iman yang teguh
Kau nyalakan obor agama diri-mu bak lentra
dibelengu jahiliah kau tempuh dengan berani
Walau pun jasad-mu milik tuan
Tetapi hati-mu milik Tuhan

Padang pasir menjadi saksi ketabahan keluarga itu
Tika suami dan anak dibaring mengadap mentari
Disuruh memilih iman atau kekufuran
Samar jahiliah atau sinaran akidah

Sabarlah keluarga Yasir
Bagi-mu syurga disana
Dan kau pun tega memilih syurga
Walau terpaksa mengorban nyawa
Lalu tombak yang tajam menikam
Jasad-mu yang tiada bermaya
Namun iman didada-mu sedikit tidak berubah

Darah-Mu menjadi sumbu pelita iman
Sumaiyah kaulah lambang wanita solehah
Tangan yang disangka lembut menghayun buaian
Mengoncang dunia mencipta sejarah

Sumaiyah kau dibunuh didunia sementara
Untuk hidup disyurga yang selama-lamanya
Kaulah wanita terbaik
Sebaik manusia
Nama-mu tetap menjadi sejarah

Pengirim : Redhaa biggrin.gif

------------------------------------------------------------------------------------------
Redhaa
Selamat Pengantin Baru
Album : Rindu
Munsyid : Hijjaz
biggrin.gif wink.gif rolleyes.gif


Bila dua hati dah terjalin
Selamatlah pengantin kami doakan
Moga redha allah bersinar selalu
Tanda bermula bahtera hidup

Dalam melayari bahtera rumahtangga
Ada masa tenang dan masa gelisah
Jangan nafsu diikut melulu
Sabar dan kemaafan itu perlu

Beginilah resam manusia
Tak lari dari ketentuan ilahi
Suami ketua isteri pembantu
Menongkah hidup saling berpadu
Susah dan senang hadapi bersama
Moga kekal keanak cucu
Moga kekal hingga ke syurga
Redhaa
Sifat Mahmudah
Album : Pelita Hidup II
Munsyid : Hijjaz


( korus )
Inilah Sebahagiaan sifat mahmudah
Yang patut ada pada diri kita
Susah dimiliki payah dijaga
Hanya yang punya
Yang bermujahadah 2X

Ikhlas itu jiwa yang murni
Rahsia Allah di dalam hati
Terlalu sembunyi tapi dapat dikesan
Jika disuluh dengan saksama
Nista dan puji tiada berbeza

( ulang korus )

Redha sifat hati yang suci
Ujian yang tiba rasa gembira
Atau tiada apa terasa
Kerna menerima anugerah Tuhannya
Kerna menerima anugerah Tuhannya

Sifat Sabar sedikit berbeza
Ujian yang menimpa sakit dirasa
Tapi dapat ditahan perasaannya
Hanya bermain di dalam sahaja
Di luar tidak nampak terang nyata

( ulang korus )

Pengirim : Redhaa
Redhaa
Setulus Doa*
Album : Pelita Hidup III
Munsyid : Hijjaz
http://liriknasyid.com

Kuiringi doa tulus
Sesuci embun pagi
Dibasahi tasbih memuji
Tuhan pencipta alam semesta

Kulagukan hasrat hati
Pada Mu Tuhan menyerah diri
Mangharap lautan rahmat Mu
Penyeri di sana nanti

Oh Ya Allah
Kuiringi pengharapan di malam sunyi
Tangisan mengalir air mata
Hilangkan jemu sujud menyembah
Sebagai saksi pembantu diri
Tangan menadah himpunan rahmat Ilahi
Moga diri terarah ke syurga nanti

Bertemu Tuhan cita pertama
Nikmat yang tiada terhingga
Syahdu rindu bila maghfirah Mu
Membaluti tubuhku

Luka-luka tercalar dosa dan noda
Membawaku ke alam cintamu Tuhan
Pasti janjinya ditepati kan beroleh bahagia
Buat insan yang bertaqwa
Tahta kebesaran bagi mereka

Lagu: Abai Os (Hijjaz Records)
Lirik: Abai Os (Hijjaz Records)
Redhaa
Kala Subuh*
Album : Pelita Hidup
Munsyid : Hijjaz

Kala subuh telah bersinar
Daku datang untuk berdoa
Kala sang suria bersinar memancar
Daku datang sujud dan memuja

Hidupku pasrah kepada Mu
Ibadahku hanya untuk Mu
Ku sebut nama Mu Allahhu Akbar

Ku harap pada Mu semata
Sebelum jasad menjadi tanah
Hapuskan segala dosa
Disengaja atau tiada

Tuhanku ku pohon restu Mu
Perjuanganku hanya untuk Mu
Kusebut nama Mu Allahhu Akbar

Ku harap hidayah dari Mu
Dalam menempuh jalan hidupku
Cintaku hanya untuk Mu
Kebahagiaan yang ku harapkan
Redhaa
Munajat Seorang Hamba
Album : Cahya Ilahi
Munsyid : Hijjaz

rock.gif Dikala malam sunyi sepi
Bani insan tenggelam dalam mimpi
Musafir yang malangini pergi membasuh diri
Untuk mengadap mu oh tuhan

Lemah lutut ku berdiri
Di hadapan mu tangisanku keharuan
Hamba yang lemah serta hina
Engkau terima jua mendekati
Bersimpuh dibawah duli kebesaran-Mu

Tuhan hamba belum pasti
Bagaimana penerimaanmu
Dikala mendengar pengaduanku
Ku yakin kau tak mungkiri
Dalam wahyu yang Kau nuzulkan
Kau berjanji menerima pengaduanku

Dan Kau berjanji sudi mengampunkan ku
Dari segala dosa yangku lakukan

Ampunan mu tuhan
Lebih besar dari kesalahan insan
Hamba yakin pada keampunanmu tuhan
Bukan tidak redha dengan ujian
Cuma hendak mengadu pada mu
Tempat hamba kembali nanti di sana




Redhaa
Kasih Mesra
Album : Cahya Ilahi
Munsyid : Hijjaz

Berkasih mesra hidupkan bahagia
Fitrah semulajadi bagidiri manusia
Itulah harta yang paling tinggi nilainya
Bersamalah kita saling menyuburkannya

Marilah kita bina
Bersama mengamalkannya
Itulah pesanan berharga
Dari allah dan juga rasul nya

Tak kira masa tak kira suasana
Walaupun di rumah ataudi tempat kerja
Hormat menghormati jadikanlah amalan
Bersama keluarga juga jiran tetangga

Marilah kita jaga
Elakkan persengketaan
Tiada faedah darinya
Kita rugi lagi merugikan

Tak kira bangsa darjat atau usia
Insan istimewa atau insan biasa
Warga yang tua rasa diri dihormati
Pada yang muda rasa diri disayangi

Anak-anak taatilah kedua ibubapa mu
Patuhilah pesanan mereka
Hidup selamat dan sejahtera

Tuhan ku pasrah pada Mu Tuhan
Ku pohon hidayah Mu
Ya Allah Tuhan engkau yang maha pengasih, maha penyayang
Moga dosa - dosaku akan terampun
ya Allah Tuhan engkau yang maha pengasih, maha penyayang
Moga ku sejahtera di dunia dan sesudahnya

InsyaAllah dengan keizinanMu Tuhan
Aku akan bersedia bila waktunya tiba
Aku sentiasa mematuhi rukun dan perintahMu
Ini janjiku pada Mu Tuhan



Redhaa
Irama Kasih
Album : Jalan Bahagia
Munsyid : Hijjaz

Ucapan salam untuk semua
Semoga berbahagia
Mendapat rahmat limpah kurnia
Tuhan yang Esa

Irama kasih daripada kami
Berpesan mengigati agar tak lupa diinsafi
Itu tanda iman dihati

Hidup didunia Insan mudah alpa dan leka
Pentas persingahan sementara
Nikmat dan musibah senang, susah kita diuji
Dengan hidayah Tuhan
Moga selamat kita hadapi

Subahannallah , Alhamdulillah
Pujian bagi Allah
Harapan disandarkan
Hanya pada Allah

Pesan memesan pada kebaikkan
Besabar demi Tuhan
Turutkan rasa kelak binasa kerugian

Maafkan saja sesama saudara
Besatu maju bersama
Hidup aman makmur
Dengan rahmat-Nya
Berkekalan hingga akhirnya

Lagu & Lirik : Kamal Halim
Telaga Biru Sdn.Bhd.
Redhaa
Antara Mata dan Hati
Album : Keizinan Mu
Munsyid : Hijjaz
http://liriknasyid.com



Bila melihat alam yang indah ini
Tidak terasa kebesaran Allah
Bila mendapat musibah lupa dirinya hamba
Nikmat yang datang tiada rasa darinya

Sepatutnya rasa malu kepadanya
Kerana anugerahnya kepada kita
Membuat dosa rasa kekesalannya

Buta hati lebih merbahaya
Buta mata tidak nampak dunia
Buta hati tidak nampak kebenaran
Buta hati ditipu nafsu dan syaitan

Bahkan dilupakan saja
Semua orang rasa bangga dengan dosa
Bila menyebut neraka
Tidak terasa akan gerunnya

Bila menyebut syurga
Tidak terasa akan nikmatnya
Itu menunjukkan
Jiwa kita mati atau buta

Redhaa
Mesra Desa
Album : Jalan Bahagia
Munsyid : Hijjaz


Bila terkenangkan desa
Rindu selalu melanda
Pada ayah dan bonda sanak dan saudara
Kampung halaman nun jauh di mata

Kini tiba ketikanya
Saat kembali ke desa
Indah suasana mesra sambutannya
Rasa gelora di dalam dada

Terimalah buah tanganku
Sekadarnya yang aku mampu
Buatmu ayah dan juga ibu
Tanda ingatan kasihku

Meriahnya suasana desa
Semuanya ramah dan mesra
Dimanakah teman-teman lama
Bertahun tidak bersua

Ketika kenduri kendara
Sekampung bagai berpesta
Bertolong Bantu jiran tetangga
Beramai makan bersama

Berzanji di surau lama
Tak sedar hari dah senja
Begini caranya kemesraan desa
Moga kekal selamanya

Sedang asyik bercerita
Melintas si gadis desa
Manis senyumannya bertudung kepala
Anak saudara sendiri rupanya

Bergurau teruna dara
Pastikan ada batasnya
Adat kesopanan dan budaya bangsa
Agar agama terpelihara

Lagu: Manis Helma
Hijjaz Records Sdn.Bhd.
Lirik: ITO Lara
Ewan_sn
Sumaiyah

Dalam diri selembut sutera
Kau memiliki iman yang teguh
Kau nyalakan obor agama dirimu bak lentera
dibelengu jahiliah kau tempuh dengan berani
Walau pun jasadmu milik tuan
Tetapi hatimu milik Tuhan

Padang pasir menjadi saksi
ketabahan keluarga itu
Tika suami dan anak dibaring mengadap mentari
Disuruh memilih iman atau kekufuran
Samar jahiliah atau sinaran akidah

Sabarlah keluarga Yasir
Bagimu syurga disana
Dan kau pun tega memilih syurga
Walau terpaksa mengorban nyawa
Lalu tombak yang tajam menikam
jasadmu yang tiada bermaya
Namun iman didadamu sedikit tidak berubah

Darahmu menjadi sumbu pelita iman
Sumaiyah kaulah lambang wanita solehah
Tangan yang disangka lembut
menghayun buaian
Mengoncang dunia mencipta sejarah

Sumaiyah kau dibunuh didunia sementara
Untuk hidup disyurga yang selama-lamanya
Kaulah wanita terbaik, sebaik baik manusia
Namamu tetap menjadi sejarah
iriy_cute
Rindu

Rindu itu adalah
Anugerah dari Allah
Insan yang berhati nurani
Punyai rasa rindu

Rindu pada kedamaian
Rindu pada ketenangan
Rindukan kesejahteraan
Dan juga kebahgiaan

Orang-orang bertaqwa
Rindu akan kebenaran
Kejujuran dan keikhlasan
Keredhaan Tuhannya

Orang mukmin merindukan
Anak-anak yang soleh
Isteri-isteri yang solehah
Keluarga bahagia

Para pencinta kebenaran
Rindukan suasana
Masyarakat yang terjalin
Aman dan sejahtera

Merindukan tertegaknya
Kalimah Allah di muka bumi
Dan dalam merindukan
Keampunan Tuhannya

Dan seluruh umat itu
Merindukan cahaya
Yang menyinari kehidupan
Rindu kepada Tuhan
iriy_cute
Pelita Hidup

Hidup ini bagai lampu dinding
Yang dinyalakan di malam hari
Apabila minyak sudah kering
Ia kan pasti padam sendiri

Demikian juga hidup manusia
Selama hidup di dunia ini
Bila dah cukup umur usia
Putuslah hubungan di sana sini

Setelah kita tinggalkan dunia
Alam yang lain pula menanti
Apakah kita dapat kurnia
Itu melihat amal dan bakti

Di sana insan cemas dan bimbang
Tak dapat lagi buat alasan
Buruk dan baik akan ditimbang
Kedua-duanya dapat balasan
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.
Invision Power Board © 2001-2014 Invision Power Services, Inc.